BPL ( BANDUNG – YOGYAKARTA )
Pada tanggal 2 Februari 2010, kami siswa-siswi SMA N 3 Sukabumi pergi ke Bandung-Yogyakarta untuk mengadakan BPL. Pada pukul 05.00 kami berkumpul di kampus SMA N 3 Sukabumi. Pada waktu itu sudah ada banyak teman-teman yang sudah berkumpul di Masjid Ibnu Sina, lalu kami masuk ke gerbang sekolah dan disana sudah banyak sekali bus yang parkir, kami sampai bingung mencari bus 2. Hmm ternyata bus kami ada di paling depan diantara 11 bus yang ada. Setelah itu, kami memasukkan barang-barang kami ke bagasi bawah dan menempati kursi yang masih kosong. Di bus sudah banyak teman-teman yang menunggu kami. Sudah ada Bu inggit wali kelas tersayang dan Pa Agus sebagai pendamping wali kelas.
Pukul 06.15 kamipun berangkat ke Bandung dengan tempat tujuan yang telah dibagi. Tujuan pertama kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 adalah LAPAN(Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional). Selama perjalanan menuju LAPAN, kami bernyanyi bersama dengan CD yang telah kami burn, berbagi makanan, dan berfoto ria. Tidak terasa 2 jampun berlalu, oh iya kami lupa, selain ada kondektur bus dan supir, kami juga punya tour leader yang sering kita panggil Tante Emy. Orangnya asyik banget dan juga narsis sampai-sampai membuat suasana dalam bus menjadi lebih hidup. Karena di bus terdapat banyak kursi yang kosong maka Westy dengan Yogta yang tadinya duduk bersama menjadi sendiri-sendiri, Yogta duduk di seberang Westy. Dan Nita yang asalnya duduk di tempat Yogta sekarang jadi pindah ke depan karena dia tidak kuat dengan perjalanan jauh, jadi dia duduk bersama Pak Agus, guru olahraga kami. Dan Kania duduk di belakang Nita, senangnya duduk sendiri-sendiri serasa bus milik sendiri.
Sesampai di LAPAN kami diberi minum dan memasuki aula, kami duduk terpisah lagi karena Yogta pergi ke toilet dulu. Westy duduk di sebelah kiri bersama Siti Intan, Widha, Azmi, dan Satia. Sebelah kanan Kania, Nita, Iva, Nurul, Icha. Dan Yogta, Lupita, Shabrina, Nf, Risti, dan Iran dibelakang Kania. Acarapun di mulai pukul 10.00 dengan pmbukaan diawali oleh MC LAPAN, lalu sambutan dari Ibu Clara dan Ibu Khoirunisa dan kamipun memberikan sebuah cinderamata dari SMA N 3 Sukabumi. Kamipun melihat pemutaran video tentang LAPAN lalu menyimak penjelasan tentang LAPAN. Setelah selesai pemberian materi di LAPAN, kami sekelas berfoto di depan LAPAN.
Pukul 11.00 kami langsung melanjutkan perjalanan ke ITB(Institut Teknologi Bandung) untuk mengetahui bagaimana ITB dan cara masuk ke ITB. Kamipun dipersilahkan masuk ke gedung serbaguna. Banyak siswa-siswi SMA N 3 Sukabumi yang bertanya mengenai jalur masuk, keunggulan ITB, dan lain-lain. Lalu tiba-tiba saja hujan deras, waktu itu jam makan siang sudah tiba. Westy diantar Fajar yang bawa payung temannya menuju bus 2, disusul dengan Nita, Kania, dan Yogta yang diantar payung oleh tante Emy. Baju kami lumayan basah, didalam bus kami makan siang box dan bus dalam keadaan diam. Pada jam 13.00 kami lanjutkan perjalanan menuju Museum Geologi. Semua kelas XI IPA dan CI berangkat kesana. Sesampai disana kami diantar menuju ruang dokumenter untuk melihat pemutaran film dokumenter. Selesai menonton kami melihat-lihat museum Geologi dan bertanya kepada salah satu tour guide Museum Geologi tentang sejarah Museun ini, barang-barang artefak, dan lain-lain. Dan tidak lupa kami satu kelas berfoto-foto ria di Museum Geologi.
Pukul 14.30 kami bersama-sama ke Masjid terdekat dari Museum Geologi untuk shalat Zuhur dan Ashar.Setelah itu, kami ganti baju di bus dan anak laki-laki yang hanya 7orang itu dilarang masuk.Huft malang nasib mereka. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta. Diperjalanan tiba-tiba Nita mual pada saat jalan sedang berbelok-belok, keadaaan pada saat itu sangat ricuh. Waktu itu Agung dan Westy sedang berdiri, tiba-tiba Nita ngomong “Duh, wes mual” spontan Westy dan Agung sibuk mencari kantong kresek sampai kamipun tabrakan ga jelas, tapi Yogta yang sedang duduk malah terdiam dan acuh tidak membantu kami sama sekali ckckck.Kamipun ke belakang mencari kantong kresek yang Agung bawa, setelah dapat langsung diberikan ke Nita dan akhirnya Nitapun muntah pada saat itupun tas bergeser dan berjatuhan dari bagasi bus bagian atas. Tidak lama menyusul Shabrina, dan Rizkia yang muntah.Hufftt suasana jadi ga enak, Putry dan Satiapun mulai merasa mual dan ingin pulang kembali ke orang tuanya haha lucu sekali melihat ekspresi mereka, yang awalnya selama di Bandung jahil dan suka mendokumentasikan orang-orang yang sudah tertidur pulas, sekarang mereka malang nasibnya.
Sesampainya di restaurant pukul 18.00 kamipun langsung ke mushola restaurant tersebut untuk shalat maghrib dan isya.Dan menuju ke restaurant tempat makan prasmanan, kami memilih makan lesehan semuanya berkumpul makan sambil berfoto ria.
Sekitar pukul 20.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta. Tiba-tiba semua bus berhenti dan berkumpul di pom bensin, dan ada kabar bahwa ada salah satu bus kita kecelakaan, dan ternyata bus 5 dan bus 10 yaitu kelas XI IPA 5 dan XI IPS 3. Suasanapun menjadi berduka, alhamdulillah tidak ada korban, hanya kaca depan bus 5 retak dan bagian belakang bus 10 rusak. Jadi, anak-anak kelas XI IPA 5 dipecah ke bus lain, kami yang tadi duduk sendiri-sendiri merapat ke belakang dan mencari pasangan masing-masing. Kami melihat ekspresi wajah semua anak-anak XI IPA 5 yang masuk ke bus kami dengan mata dan muka merah, kamipun terharu melihat itu. Disitupun kami langsung bersyukur karena kami tidak ada masalah, banyak orangtua yang menelepon kami setelah mendengar ada berita tersebut. Karena ada satu anak laki-laki XI IPA 5 yang masuk ke bus kita, dan tempat duduk anak laki-laki XI IPA 2 hanya di belakang, jadi ada salah satu anak XI IPA 2 yang mengalah, yaitu Muammar. Dia jadi duduk dengan Westy, dan Yogta jadi terpisah duduk dengan Neng Hayati XI IPA 5. Selama perjalanan barang-barang dibagasi atas banyak yang jatuh dan hanya beberapa orang yang peduli dan bangun untuk mengambil tas teman-temannya yang jatuh. Malangnya nasib Satia, pertama dia kejatuhan minuman dan makanan punya Iran, dan yang terakhir kejatuhan tas yang cukup berat, disitupun satia menjerit kesakitan, lampu bus yang tadi mati menjadi menyala, Westy, Putry, dan Lupita malah tertawa lalu membantu Satia mengambil barang-barang yang jatuh. Lalu Putrapun membantu sambil selama perjalanan dia tidak duduk malah berjalan-jalan selama orang-orang tidur karena tiba-tiba dia sakit perut dan tidak bisa tidur, akhirnya Amar menemani Putra sampai entah kapan , tapi pada saat bangun tidur Amar sudah kembali duduk disebelah Westy.
Pukul 03.00 kami sampai di rest. Ambar Ketawang, bukan sarapan tapi seperti sahur. Entah bagaimana pak Ocoy mengemudikan bus ini, kami menjadi bus pertama yang sampai di rest. Ambar Ketawang. Dijadwal kami sampai jam 06.00 tapi kami datang lebih awal. Tapi, ini menguntungkan kami jadi bisa mandi dulu. Beberapa masih tertidur pulas, tapi Yogta, Westy, Kania, dan Nita langsung ke toilet untuk siap-siap mandi. Sekitar pukul 05.00 kami sudah selesai dan menunggu makanan buat sarapan. Lalu adzan Subuhpun terdengar, kami langsung shalat di mushala Ambar Ketawang. Kamipun shalat berjamaah dengan imam Ganjar Y , lalu kamipun kembali ke bus. Yogta menghabiskan waktu sampai pukul 06.00 dengan tidur, Kania dan Nita mengobrol di rest. Ambar Ketawang. Sekitar pukul 05.15 Westy turun dari bus dan bergabung dengan Kania, Nita, dan teman-teman yang lain. Sekitar pukul 06.30 makanan sudah siap dan Westy sms anak-anak yang masih ada di bus. Sebelum masuk ke rest. Ambar Ketawang Yogta dan anak-anak berfoto ria di bus parkiran Ambar Ketawang. Setelah itu, Kami semua langsung mengantri mengambil makanan yang hangat, hmm enak cuaca dingin ditemani sup hangat. Selesai makan-makan, kami sekelas berkumpul di parkiran Ambar Ketawang dengan membawa kertas karton lambang SCT yang dibuat Khoirini selama 1 jam dan sebelum berangkat ke Yogyakarta ada acara ketinggalan di rumahnya, sampai-sampai Yogta mengantar Khoirini kembali ke rumahnya. Kami semua berfoto ria bersama Bu Inggit. Pada saat itupun bus XI IPA 5 yang baru, sudah datang. Westy dan Yogta kembali duduk sendiri-sendiri.
Pukul 08.30 kami melanjutkan perjalanan menuju UGM (Universitas Gajah Mada) selama di perjalanan, tante Emy membagikan 2 doorprize dengan memberikan pertanyaan. Yang beruntung mendapatkan doorprize bagian pertama yaitu Azmi dan Muamar. Selama diperjalanan Westy duduk sendiri, Yogta dengan Muamar,Kania dan Nita tetap dengan pasangannya, setia. Sampai d UGM pukul 09.00 kami sekelas berfoto ria di depan fakultas pertanian dan dilanjutkan berkumpul di Aula UGM.
Suasana disana panas, gerah, tidak ada ventilasi udara membuat sumpek. Sampai-sampai kami di tegur oleh salah satu guru kami karena banyak siswa-siswi yang ketiduran karena perjalanan semalaman di bus, ada juga yang kepanasan, pokoknya berbagai ekspresi yang tidak enak dilihat. Selesai dari UGM pukul 10.30, kami menunggu nasi box. Sekitar pukul 12.00 nasi box datang dan akhirnya bus pun melanjutkan perjalanan check in Hotel di Bronto.
Pukul 14.00 kami sampai di hotel Bronto tapi sayangnya ada beberapa kamar yang belum siap dipakai langsung pada saat itu, beruntungnya kamar Kania, Nita, Westy, dan Yogta adalah kamar terakhir yang siap langsung dipakai. Dengan semangat kami menuju kamar, karena kangennya kami dengan kasur dan lain-lain. Kami merapikan barang bawaan kami, membagi posisi tidur. Nita bagian kasur paling sebelah kiri dekat dinding luar, kasur tengah yaitu Yogta, kasur paling kanan dekat jendela yaitu Westy, dan kasur dekat TV yaitu Kania. Kemudian kami hompimpah untuk menentukan urutan siapa yang pertama sampai keempat yang akan mandi, dan hasilnya jreng-jreng Nita pertama, kedua Westy, ketiga Kania, dan keempat Yogta. Selesai kami mandi, kami berfoto ria, makan-makan, dan menjelajahi tiap kamar anak-anak XI IPA 2. Lucu, seru, rame melihat keadaan kamar mereka.
Sekitar pukul 15.00 Farhan sms Westy untuk main keluar karena pada saat itu kami semua lagi berada di kamar masing-masing dan tidak ada kerjaan. Kamipun keluar mengantar Yogta untuk mengambil salak dari saudaranya, setelah itu kami bertemu Agung, Zaldi, Sago, dan Putra yang sudah selesai makan bakso entah dimana. Kamipun bingung tidak ada satupun anak XI IPA 2 yang sedang berkumpul, tiba-tiba kami melihat Muamar, Farhan, dan Rizwan dari greenhouse, ternyata hanya mereka yang sedang main, dan yang lain masih pada di kamar dan tidak tahu apa-apa. Akhirnya kamipun jajan, Westy membeli eskrim, Kania, Nita,dan Yogta membeli bakso. Selesai makan kami langsung kembali ke kamar.
Kami berfoto ria, setelah itu entah kenapa semua jadi menggila, Kania menjadi sasaran pertama kegilaan kami. Kami bertarung guling dan bantal saling melempar. Tiba-tiba Nita mempunyai ide untuk menjahili Yogta, merekapun menjadi saling melempar bantal dan Westy mengabadikan lewat video. Setelah kami kelelahan, kami menonton TV, ngemil, mendengarkan musik. Sekitar 18.00 kami dipanggil tante Emy untuk siap-siap makan malam dan menikmati suasana malam di Malioboro. Karena terlalu lama menunggu bus berangkat ke Rest. Tirta Kencana, kamipun inisiatif untuk shalat maghrib dulu di Masjid dekat Hotel. Akhirnya, bus berangkat pukul 18.30.
Sesampai di Rest. Tirta Kencana, kami langsung mengantri mengambil makanan yang sudah ada di prasmanan. Kami duduk terpisah, Yogta dan Kania duduk di meja dekat pintu, Westy duduk dengan Rizkia, Putry, Widha, Satia, Agung, Putra, Amar, Rizwan, dan Farhan. Hanya Nita yang tidak makan. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke Malioboro, dengan cuaca dingin. Sampai di parkiran Abu Bakar, kami langsung menuju toko Dagadu membeli baju untuk oleh-oleh dan pesanan, lanjut ke Mall untuk membeli kaset, baju, tas, dan accessories. Setelah itu, kami ke toko Batik membeli celana dan baju, lalu membeli pakaian di pinggir jalan Malioboro.
Pukul 22.00 Kami sampai di bus lalu melanjutkan perjalanan ke hotel. T iba di hotel pukul 22.30, kami membereskan belanjaan kami lalu membereskan koper untuk check out besok pagi. Sebelum tidur kami mendengarkan lagu bersama. Kemudian Westy keluar kamar untuk mampir ke kamar Satia. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu, ternyata dari Westy, Satia, Putry, Widha, dan Azmi yang sibuk untuk pinjam telepon kamar kami, karena TV mereka mati, konslet, dan mengeluarkan bau tak sedap. Karena telepon kami rusak, mereka langsung ke kamar sebelah kami. Untuk sementara mereka menunggu di lobby. Entah bagaimana kelanjutan mereka, kami berempat langsung tidur.
Sekitar pukul 05.00 kami bangun, Yogta yang pertama shalat subuh kemudian Westy dan disusul Kania dan Nita. Tiba-tiba Kania ingin ke air, dan tanpa sepengetahuan kami, dia melanjutkan mandi. Kamipun bingung dan akhirnya kami hompimpah kembali dan hasilnya jreng jreng, Westy kemudian Nita dan terakhir Yogta kembali. Selesai mandi, Satia, putry, dan Widha ke kamar kami, dan kami berfoto ria di depan cermin. Lalu sekitar pukul 07.00 kami melanjutkan untuk sarapan pagi dan kompak menggunakan kaos kelas SCT, lalu mengepak koper dan barang-barang kami ke bus. Sebelum check out kami berfoto-foto di dalam kamar, dan taman dengan photografer Nurul.
Pukul 07.30 kami pun check out dari hotel . Diparkiran bus sebelum melanjutkan perjalanan kamipun sekelas berfoto-foto untuk mengabadikannya . Sebenarnya yang kami rasakan, kami merasa masih betah dan tidak ingin meniggalkan kota Yogyakarta sebagai kota budaya. Tapi semua ini harus diakhiri.
Tepat pukul jam 08.00 kami pun berangkat dan meningalakan Hotel Bronto . Tujuan kami hari ini adalah ke UPT Kasongan-Bantul,Malioboro,Rest. Taman Firdaus,dan Candi Borobudur, Rest. Grafika-Gombong . Tujuan kami yang pertama yaitu pergi ke UPT Kasongan-Bantul . Sesampainya disana kami memasuki aula tempat pembuatan gerabah . Disana kami mendapatkan ilmu mengenai berbagai cara pembuatan gerabah. Nita, Yogta, dan Kania duduk di barisan ketiga, Westy duduk di barisan depan dengan Farhan, Siti Restu dan Nurindah. Selain mendapatkan ilmu juga , di kasongan itu ada tempat penjualan souvenir yang menjual bebagai macam kerajianan yang terbuat dari gerabah . Harganyapun cukup terjangkau.
Pukul 11.00 kami melanjutkan perjalanan menuju ke Malioboro dan Pasar Bringhardjo. Disana kami melanjutkan shopping karena masih banyak oleh-oleh yang belum kami beli . Ketika di Malioboro kami terpisah untuk berbelanja, karena barang-barang yang kami butuhkan berbeda-beda. Nita dan Westy pergi ke Pasar Bringhardjo bersama Widha,Satia,Putri. Sedangkan Yogta dan Kania pergi ke Mall Malioboro .Kami sangat merasa puas dan lelah sekali disana .Setelah puas pulang dari pasar bringhardjo dengan membawa berbagai macam barang belanjaan, Nita dan Westy pulang dengan becak menuju parkiran Abu Bakar. Sesampainya kami di bus kami menunggu Bu Inggit, tapi beliau tak kunjung datang juga . Karena kita ingin cepat-cepat ke Borobudur, kami pun meminta izin ke Bu inggit untuk berangkat terlebih dahulu . Akhirnya kami pun berangkat, sebelum pergi ke Borobudur kami singgah dahulu ke Rest.Taman Firdaos untuk sholat Dzuhur dan makan siang .
Setelah itu selesai semua nya sekitar pukul 13.30 kami pun berangkat. Bus kami adalah bus pertama yang berangkat menuju ke Borobudur . Ternyata perjalanan menuju ke Borobudur itu cukup jauh sekali, hampir memakan waktu 2 jam lebih .Banyak yang dalam perjalanan tidur, seperti Yogta pada saat itu tidur di kursi seberang Westy, mereka duduk terpisah, tak lama kemudian Farhan mencari tempat duduk yang kosong karena agak sedikt pusing, lalu dia memilih duduk disebelah Westy, lalu disusul Putra yang berdiri di depan dan Amar . Di kursi bus bagian tengah menjadi sangat ramai sehingga Westy tidak jadi tidur malah menjadi mengobrol, bercanda, dan main-main dengan anak-anak yang lain seperti Putry, Satia, Icha, Widha. Tak terasa kami sampai di Borobudur tepat pukul 15.30, setelah kami turun dari bus, kami sekelas berfoto bersama dengan pembimbing,walikelas, tour leader, kondektur, dan supir .
Kamipun bersama-sama menuju Candi Borobudur, sebelumnya kami diberi tiket masuk. Selama perjalanan menuju Candi Borobudur kami berfoto ria dan mengabadikan dengan video, sungguh menyenangkan dan suasana tidak terlalu panas. Akhirnya kami sampai depan anak tangga Candi Borobudur, kamipun berfoto ria kemudian sampai kami di pertengahan anak tangga Candi Borobudur, kami sekelas di foto oleh Sago kemudian oleh orang lain, sayangnya wali kelas kami tidak bisa ikut karena sedang hamil muda. Sesampai puncak anak tangga Candi Borobudur, baru terlihat kelas lain, yaitu XI IPA 3. Kamipun bergegas mengelilingi Candi Borobudur dan berfoto ria. Lalu kamipun diajak Kania untuk berfoto dengan wisatawan orang asing. Sampai sibuk dan asyiknya tak terasa hari sudah semakin sore dan mulai terasa gerimis, kamipun tidak menyadari ada teman kami yang tak terlihat selama berfoto-foto di Candi Borobudur, tiba-tiba Farhan sms Westy menanyakan posisi kami dimana, Westypun sibuk bertanya-tanya pada anak-anak ada yang melihat Farhan atau tidak, dan mereka baru sadar Farhan tersesat, Zaldipun membantu Westy untuk menjelaskan Farhan lewat sms keadaan dan posisi kami dimana. Tak lama kemudian Farhanpun muncul, hmm lega anak orang tidak jadi ilang. Setelah itu kami langsung menuju bus, tapi Westy dan Putry berhenti sebentar untuk menjadi photografer anak cowok XI IPA 2 yang hanya 7orang. Lalu mereka berfoto dengan Intan XI IPA 1. Mereka ketinggalan agak jauh dengan kelompok anak XI IPA 2, dan hujan mulai semakin deras, untungnya Westy membawa payung di dalam tas Garfieldnya. Mereka berjalan ekstra cepat dan tiba-tiba melihat kumpulan anak XI IPA 2 sedang berjalan dan ternyata karena Westy dan Putry jalannya dipercepat, mereka malah sampai menyusul anak-anak yang sudah di depan. Kamipun mencari toilet sebentar, lalu kembali ke bus dan melihat anak laki-laki sedang diam di luar, kamipun bingung, dan ternyata anak perempuan sedang ganti baju di bus, kamipun langsung bergegas mengambil baju dari bagasi bawah.
Selama perjalanan ke rest. Grafika-Gombong, ada yang ngemil, mendengarkan lagu, berfoto-foto, ngobrol dan ada doorprizekembali. Karena jaraknya terlalu jauh, kami sudah banyak yang kelaparan dan akhirnya kami semua memilih untuk tidur. Pada saat itupun hujan dan Satiapun pindah ditempat Westy. Di pertengahan jalan bus berhenti, di pom bensin karena Rina ingin ke toilet, tiba-tiba ada pengumuman kalau LKS yang dibagikan pada awal perjalanan, harus dikumpulkan setiba di rest. Grafika-Gombong, kamipun terkejut dan segera mengisi LKS tersebut, kami saling bertukar LKS. Dan semua kompak tidak ada yang mengisi pertanyaan tentang Candi borobudur, karena kami terlalu have fun dan sibuk berfoto-foto, jadi kami mengisi sepengetahuan kami.
Setelah itu kami jadi tidak bisa tidur kembali, dan akhirnya sekitar pukul 20.00 kami sampai di rest. Grafika-Gombong. Makanan disana sudah dingin, mungkin karena tidak sesuai jadwal pukul 19.00, kami malah baru tiba pukul 20.00, selama makan ada beberapa guru dan teman berpartisipasi untuk ke panggung hiburan yang sudah disediakan untuk bernyanyi. Selesai makan kamipun shalat Maghrib dan Isya lalu cuci muka dan sikat gigi. Cukup lama diam disana sekitar pukul 21.00 kami melanjutkan perjalanan kembali ke Sukabumi tercinta. Selama perjalanan suasana sunyi, dingin, dan hujan kamipun tidur di kursi masing-masing. Westy dengan Satia, Yogta sendiri, Kania dengan Rizkia, Nita dengan pak Agung.
Tiba pukul 06.00 di pom bensin Ciawi, kamipun langsung bergegas mengambil mukena, sikat gigi, dan sabun cuci muka. Sekitar 06.15 selesai shalat Subuh, Yogta lapar ingin membeli cemilan di food court pom bensin itu, Westypun mengantar Yogta dan bingung melihat teman-teman menyeduh pop mie, Westy kaget dan dia akhirnya cepat-cepat ke bus untuk mengambil pop mie yang sudah dia bekal dari Sukabumi yang tidak jadi-jadi diseduh karena di kamar hotel tidak disediakan air panas, pada saat akan menyeduh untung Farhan memberitahu Westy karena ternyata menyeduh pun bayar rp 2000,00 , untung di sakunya masih terdapat uang lebih. Kamipun sejenak istirahat di pom tersebut ada yang mengemil dan sarapan. Kami melanjutkan kembali perjalanan pukul 07.00 dengan kembali ke tempat duduk masing-masing hanya Westy yang pindah duduk dibelakang karena, ada teman yang menempati tempat duduknya. Dan ada ucapan perpisahan dari tour leader kami tentang pesan dan kesan mereka kepada kami, lalu perwakilan dari kami yaitu Sago mengucapkan kritik, saran, pesan, dan kesan kami kepada tante Emy dan kawan-kawan, Zaldipun memberikan pesan untuk anak perempuan SCT yang membuat kita tertawa.
Sekitar pukul 08.15 kami sudah sampai daerah Sukaraja dan Zaldi siap-siap untuk turun. Sebelum turun, Yogta dan Sago sibuk menyuruh anak-anak untuk tanda tangan pada karton yang bergambar lambang SCT tapi tanda tangan di belakang kartonnya. Setelah Zaldi dilanjutkan Shabrina, lalu Agung, dan Farhan kamipun mengucapkan say goodbye pada mereka. Sampai tepat diseberang SMA N 3 sukabumi pukul 09.00, Westy orang terakhir yang tanda tangan lalu mengabadikan tanda tangan anak SCT yang di karton dengan di foto. Dan Sagopun memberikan karton tersebut untuk kenang-kenangan tour leader bus XI IPA 2. Senangnya kenangan yang tak akan terlupakan untuk kami semua, BPL yang pertama dan terakhir yang diadakan SMA N 3 sukabumi. Jika, ada waktu kami akan mengadakan acara reuni, yang dinamakan “Reuni Bus 2” semoga.